Rabu, 20 April 2016

tatagerha perpustakaan

A.    Tatagerha perpustakaan
Tatagerha perpustakaan adalah suatu cara untuk mengatur rumah tangga perpustakaan.[1]Dalam perpustakaan, arus materi perpustakaan merupakan suatu proses dari sejak di pesan sampai diterima perpustakaan dan kemudian siap dipakai oleh pembaca mengikuti tahap berikut ini :
a.       Jasa teknis akuisi
b.      Katologisasi dan klasifikasi
c.       Persiapan untuk peminjaman
d.      Jasa pembaca
e.       Pemeliharaan koleksi
B.     Persiapan arus materi perpustakaan
1.      Jasa teknis
Jasa teknis biasanya berupa pengolahan bahan pustaka srta menginformasikan bahan pustaka yang telah diolah serta tersedia berbagai fasilitas penunjang lainnya. Bukuya masih luar nonteknis, bukannya sudah ada didalam perpusatakaan . ada beberapa tahap dalam jasa teknis:
a.       Memesan materi perpustakaan atau pengadaan
Pengadaan ialah salah satu darikegiatan layanan teknis pada suatu perpustakaan dalam usaha untuk memberikan informasi yang dibutuhkan oleh para pengguana sesuai dengan perkembangan zaman, melalui kegiatan pengadaan tersebut, perpustakaan berusaha menghimpun bahan pustaka yang akan dijadikan koleksi perpustakaan baik itu koleksi seperti buku, majalah, jurnal, surat kabar, brosur dan non koleksi cetak seprti kaset, audio visual, microfilm, mikrofis, piringan hitam, video kaset, CD-ROM dan lain-lain. Funsi dari pengadaan ialah menghimun dan menyediakan bahan pustaka yang akan dijadikan koleksi perpustakaan.[2]

Adapun metode dalam pengadaan bahan pustaka ialah :
1.      Pembelian, untuk meringankan biaya pembelian, kita bisa melakukan di bursa buku bekas atau menulusuri pameran buku karena pada saat pameran buku biasanya diskon besar-besaran.
2.      Tukar menukar, kita bisa melakukan kerja sama dengan perpustakaan lain dengan tukar menukar koleksi dengan cra peminjaman jangka panjang.
3.      Hadiah, untuk mendapatkan buku secara Cuma Cuma, maka perpustakaan dan pustakawan harus pro aktif mencari unit kerja instansi atau LSM yang mana dapat menghadiahkan buku bukunya bagi keperluan perpustakaan.
4.      Sumbangan, perpustakaan dan pustakawan harus pro aktif mencari perpustakaan yang akan mengadakan penyiangan koleksi, sehingga bisa membuat permohonan buku buku hasil penyiangan tersebut bisa disumbangkan dan dimanfaatkan oleh perpustakaan kita.
5.      Kerjasama, misalnya dengan penerbit dan penulis dengan mendaatkan harga buku yang serendah rendannya dengan kualiatas yang sama denga buku buku yang bagus dan mahal.
6.      Terbitan sendiri, misalnya kliping atau karya tulis yang di hasilkan oleh pustakawan, siswa dan guru yang kemudian di himpun menjadi koleksi perpustakaan.
Tujuan dari pengadaan diantaranya adalah sebagai berikut:
a.       Menetapkan kebijakan pada rencana pengadaan bahan pustaka
b.      Menetapkan metode yang sesuai dan terbaik untuk pengadaan
c.       Pengadaan pemeriksaan langsung pada bahan pustaka yang dikembangkan.
d.      Mengadakan kerja sama antara perpustakaan pada pengadaan bahan pustaka dan pelayanan unit perpustakaan.
e.       Melakukan evaluasi pada koleksi yang dimiliki perpustakaan.[3]
b.      Verivikasi data bibliografi
Bibliografi ialah identitas suatu bahan pustaka yaitu: judul asli, judul terjemah, judul parallel, edisi, pengarang, editor, penerbit, tempat terbit, tahun terbit, jumlah halaman, tinggi buku, ISSN/ISBN, nomor induk koleksi, nomor notasi klasifikasi, tajuk subyek.
c.       Dicatat dibuku induk
Semua bahan pustaka yang masuk ke perpustakaan atau yang telah diputuskan menjadi milik perpustakaan harus dicatat pada buku, baik buku induk atau langsung dicatat dicomputer. Pencatatan ini dapat dipisahkan menurut jenis bahan informasinya. Informasi pada bahan pustaka yang harus dicatat pada buku induk atau computer minimal terdiri dari nomor urut, tanggal pencatatan, pengarang, judul dan keterangan tambahan.
2.      Katologisasi dan klasifikasi
Katologisasi merupakan kegiatan pengolahan materi perpustakaan untuk siap dipakai, sementara katolog yang dipakai dalam proses pengolahan materi perpustakaan itu idefinisikan sebagai daftar materi perpustakaan yang disusun menurut cara tertentu yang ada di sebuah perpustakaan. Ada beberapa kartu catalog yaitu bentuk buku, album dan kartu. Sedangkan untuk perpustakaan terkomputer, katolog tersimpan dikomputer, yang disebut dengan OPAC (Online Public Access Catologue).
Menurut Bohdan S. Wynar didalam bukunya catalog yaitu suatu daftar yang berisi keterangan keterangan yang lengkap dari suatu buku buku koleksi, dokumen-dokumen, atau bahan-bahan pustaka lainnya.
Katolog perpustakaan diterbitkan untuk beberapa tujuan atau objek, yaitu:
1.      Memungkinkan seseorang menemukan sebuah buku yang diketahui pengarangnya, judulnya atau subyeknya.
2.      Menunjukkan buku yang dimiliki perpustakaan berdasarkan pengarang, subjek atau dalam jenis literature tertentu.
3.      Membantu dalam pemilihan buku berdasarkan edisi dan karakternya.
Dalam katalogisasi ada tiga tahap yaitu:
a.       Klasifikasi merupakan proses pengelompokan artinya mengumpulkan benda atau identitas yang sama serta memisahkan benda atau identitas yang tidak sama. Berkaitan dengan perpustakaan, klasifikasi didefinisikan sebagai penyusunan sistematik terhadap buku dan materi perpustakaan lain, catalog atau entri indeks berdasarkan subjek, dalam cara paling berguna bagi mereka yang membaca atau mencari informasi. Fungsi dari klasifikasi adalah:
1.      Sebagai penyusunan buku dirak
2.      Sebagai sarana penyusunan entri bibliografis dalam catalog cetak, bibliografis dan indeks dalam tata susunan sistematis.
Sedangkan tujuanya adalah untuk membantu pemakai mengindentifikasikan dan mengalokasikan sebuah materi perpustakaan berdasarkan nomor panggil dan pengelompokan semua materi perpustakaan sejenis menjadi satu secara lebih khusus tujuan klasifikasi perpustakaan adalah untuk menghasilkan urutan yang bermanfaat, penempatan yang tepat, penyusunan mekanis, tambahan materi perpustakaan baru dan penarikan materi perpustakaan dari rak.
b.      Nota klasifikasi
Merupakan nomor yang digunakan perpustakaan tersebut untuk menandai atau mengidentifikasikan suatu koleksi buku serta untuk membedakan satu buku dengan buku yang lain agar mudah dalam mencarinya.
c.       Tajuk atau subjek
Adalah kata atau kumpulan kata yang menentukn suatu subjek buku dan material lainnya serta menyatukan perpustakaan dibawah subyek yang sama digunakan pada catalog atau pangkalan data atau topic dimana buku diletakan. Jenis tajuk subjek yaitu tajuk utama merupakan konsep tunggal/sederhana, tajuk inverse merupakan pembalikan istilah, tajuk gabungan merupakan penggabungan dua unsure yang sederajat atau berkaitan dengan kata penghubung dan tajuk tambahan adanya subyek utama dan subjek tambahan.
C.     Persiapan untuk meminjam
Labeling adalah kegiatan menyiapkan kelengkapan bahan pustaka siap pakai seprti label buku, kantong buku, slip buku. Sebelum pemasangan kartu perpustakaan membuat kartu buku. Menulis tiga huruf pertama dan nama pengarang, nomor notasi, klasifikasi dan satu huruf awal dari judul buku dari data yang terdapat dalam halaman judul.
D.    Jasa pembaca
a.       Sirkulasi merupakan kegiatan yang berupa pemberian bantuan kepada pemakai perpustakaan dalam proses peminjaman, pengembalian pustaka. Kegiatan sirkulasi meliputi keanggotaan, statistic. Ad 2 macam layanan perpustakaan:
-          layanan terbuka adalah suatu sistem layanan yang memperbolehkan pengunjung perpustakaan masuk ruang koleksi untuk melihat lihat, membuka buka pustaka dan mengambil dari tempat penyimpanannya untuk dibaca di tempat atau meminjamnyauntuk dibawa pulang
-          layanan tertutup adalah suatu sistem layanan dimana pengunjung tidak boleh mengambil buku dari tempat penyimpanan untuk dibaca atau dipinjamkan untuk dibawa pulang.
b.      Referensi
Suatu kegiatan kerja yang berupa pemberian bantuan kepada pemakai pemustaka untuk menemukan informasi. Pelayanan referensi merupakan pelayanan langsung karena ada komunikasi langsung antara petugas dengan pemustaka. Pelayanan referensi memberikan penjelasan, jawaban maupun informasi tentang sesuatu informasi yang di butuhkan.
E.     Pemeliharaan
Bahan pustaka itu dibaca dan dipinjamkan kepada pemakai atau pengguna akan timbul dua masalah yaitu kelusuhan dan robek. Bahan pustaka menjadi lusuh karena banyak dipegang oleh tangan dari satu pemakai ke pemakai yang lainnya dan lama lama bisa robek.
Secara umum kondisi bahan pustaka dibedakan tiga jenis:
a.       Bahan pustaka yang masih baik, bersih,utuh belum nerubah karenanya dan belum berpenyakit.
b.      Bahan pustaka yang sudah berpenyakit artinya sudah diserang serangga sehingga timbul noda coklat.
c.       Bahan pustaka yang telah rusak dengan tingkat kerusakan tertentu sehingga memerlukan perbaikan dan bahkan sudah ada yang terlalu parah sehingga tidak bisa diparbaiki lagi
Factor yang bisa merusak buku ialah biotis (jamur dan serangga), fisika (suhu udara), kimia (pencemaran udara), manusia (memegang), benjana alam (banjir, kebakaran).
Pencegahan kerusakan bahan pustaka yaitu facuum cleaner (menghisap debu), meletakkan pada lemari kaca, AC, insektisida (sinar matahari).
fumigasi dilakukan dengan tiga cara yaitu dilakukan diruangan penyimpanan buku, membawa buku keruang fumigasi sedangkan ruangan penyimpanan disemprot bahan kimia pembunuh serangga dan kemudian dibersihkan, dilakukan dalam almari terutama kalau jumlah buku sedikit.
      Bahan pustaka yang sudah terlanjur rusak juga perlu diperbaiki dengan tekun, teliti dan sabar. Misalnya buku yang telah rusak sampulnya harus segera diperbaiki.[4]























DAFTAR PUSTAKA

Wiji Suwarno, Pengetahuan Dasar Kepustakaan, (Bogor : Ghalia Indonesia, 2010)
Ibrahim Bafadal, Pengelolaan Perpustakaan Sekolah, (Jakarta : PT Bumi Aksara, 2014)



[1] Wiji Suwarno, Pengetahuan Dasar Kepustakaan, (Bogor : Ghalia Indonesia, 2010), 82-83
[2] Ibid.83-84
[3] Ibrahim Bafadal, Pengelolaan Perpustakaan Sekolah, (Jakarta : PT Bumi Aksara, 2014), 88-89
[4] Ibrahim Bafadal, Pengelolaan Perpustakaan Sekolah, (Jakarta : PT Bumi Aksara, 2014), 90

Model Soal Dan Instrumen Penilaian Kelas

Masa Kejayaan Islam yang
Dinantikan Kembali
A.    Non tes (afektif)
1.    A.5 (penghayatan)
Kompetensi inti
KI-2 Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Kompetensi dasar
Menunjukkan sikap semangat menumbuhkembangkan ilmu pengetahuandan kerja keras sebagai implementasi dari masa kejayaan Islam.

Indikator
Siswa dapat menunjukkan sikap semangat menumbuhkembangkan ilmu pengetahuandan kerja keras sebagai implementasi dari masa kejayaan Islam.
Soal
No
pernyataan
Pilihan jawaban
Skor
Sangat setuju
setuju
Kurang setuju
Tidak setuju
1.
Meyakini bahwa pengalaman adalah guru yang berharga.






No
pernyataan
Pilihan jawaban
skor
Sangat setuju
setuju
Kurang setuju
Tidak setuju
1.
Meyakini bahwa pengalaman adalah guru yang berharga.

ü   


75
Jumlah skor




75
Rubrik Penilaian:
Jika peserta didik menjawab sangat setuju, skor 100.
Jika peserta didik menjawab setuju, skor 75.
Jika peserta didik menjawab ragu-ragu, skor 50.
Jika peserta didik menjawab tidak setuju, skor 25.


B.     Pilihan Ganda
2.    C.1  (mengingat)
Kompetensi inti
KI-3 Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan procedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
Kompetensi dasar
Menelaah perkembangan peradaban Islam pada masa kejayaan.
Indikator
Siswa dapat menelaah perkembangan peradaban Islam pada masa kejayaan.
Soal
1. Karyanya yang terkenal berjudul Al-Qanūn Fi aṭ-Ṭ³b dan Al-Syifā. Buku tersebut ditulis oleh ....
a. Hamzah Fansuri
b. Ibnu Sina
c. Nuruddin Ar-Raniri
d. Al-Farabi
e. Al-Ghozali

Jawaban
C.

C.2 (Pemahaman)
Kompetensi inti
KI-3 Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan procedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
Kompetensi dasar
Menelaah perkembangan peradaban Islam pada masa kejayaan.
Indikator
Siswa dapat menelaah perkembangan peradaban Islam pada masa kejayaan.

Soal
1.      Yang menyebabkan Islam mengalami perkembangan sangat pesat adalah
sebagai berikut, kecuali ….
a.       menerjemahkan buku-buku asing yang sarat akan pengetahuan
b.      pentingnya taqlid agar kita disebut orang-orang yang setia
c.       meyakini bahwa al-Qur’ān itu pedoman hidup yang sangat dinamis
d.       mencari ilmu tidak cukup di negeri Arab saja, bisa ke negeri Cina
e.       semangat mengembangkan ilmu pengetahuan untuk kepentingan umat manusia.

Jawaban
E.
C.3 (Mengaplikasikan)
Kompetensi inti
KI-3 Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan procedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
Kompetensi dasar
Menelaah perkembangan peradaban Islam pada masa kejayaan.
Indikator
Siswa dapat menelaah perkembangan peradaban Islam pada masa kejayaan.

Soal
Cendekiawan muslim dalam bidang ilmu tafsir adalah. …
a. Ibnu Athiyah al-Andalusy
b. Imam Bukhori
c. Imam Muslim
d. Ibnu Majah
e. Abu Daud


Jawaban
A.
C.4 (Menganalisis)
Kompetensi inti
KI-3 Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan procedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
Kompetensi dasar
Menelaah perkembangan peradaban Islam pada masa kejayaan.
Indikator
Siswa dapat menelaah perkembangan peradaban Islam pada masa kejayaan.

Soal
Di bawah ini yang tidak termasuk faktor penyebab kejayaan Islam pada masa lalu adalah ....
a. semangat untuk menerjemahkan buku-buku berbahasa Yunani yang penuh dengan ilmu pengetahuan
b. semangat untuk mempertahankan keyakinan yang bersifat khurafat dan tahayul
c. semangat untuk menjalankan perintah Allah dan meninggalkan kejumudan
d. semangat mengkaji ilmu-ilmu pengetahuan yang berasal dari Yunani
e. semangat menulis dan menemukan ilmu-ilmu baru yang bisa dikembangkan


Jawaban
B.
C.5 (Mengevaluasi)
Kompetensi inti
KI-3 Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan procedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
Kompetensi dasar
Menelaah perkembangan peradaban Islam pada masa kejayaan.
Indikator
Siswa dapat menelaah perkembangan peradaban Islam pada masa kejayaan.
Soal
1.      Dibawah ini adalah tokoh-tokoh di bidang kedokteran, kecuali .
a. Harun al-Rasyid
b. Jabir bin Hayyan
c. Hurain bin Ishaq
d. Thabib bin Qurra
e. Ar Razi atau Razes

Jawaban
A.
C.    Uraian tidak terbatas
C3 (mengaplikasikan)
Kompetensi inti
KI-3 Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan procedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
Kompetensi dasar
Menelaah perkembangan peradaban Islam pada masa kejayaan.
Indikator
Siswa dapat menelaah perkembangan peradaban Islam pada masa kejayaan.
Soal
1. bagaimana perkembangan Islam pada periode klasik? Hal apakah yang bisa diteladani

Jawaban
Periode Klasik merupakan periode kejayaan Islam.
Hal yang bisa diteladani adalah adanya pengembangan ilmu pengetahuan serta pembangunan sarana dan prasarana publik yang lengkap.

C.4 (menganalisis)
Kompetensi inti
KI-3 Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan procedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
Kompetensi dasar
Menelaah perkembangan peradaban Islam pada masa kejayaan.
Indikator
Siswa dapat menelaah perkembangan peradaban Islam pada masa kejayaan.
Soal
1.      Mengapa umat Islam mengalami kemajuan yang sangat gemilang? Jelaskan faktor-faktor penyebabnya!
Jawaban
Adanya 2 faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal.


C.5 (mengevaluasi)
Kompetensi inti
KI-3 Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan procedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
Kompetensi dasar
Menelaah perkembangan peradaban Islam pada masa kejayaan.
Indikator
Siswa dapat menelaah perkembangan peradaban Islam pada masa kejayaan.

Soal
1.      Sebutkan kemajuan apa saja yang dicapai pada masa Bani Umayyah!
Jawaban
Kejayaan Islam pada masa Bani Umayyah ditandai berdirinya bangunan-bangunan sebagai pusat dakwah Islam.

D. Non tes (psikomotorik)
P.4 (artikulasi)
Kompetensi inti
KI-4 Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.
Kompetensi dasar
Mendeskripsikan perkembangan peradaban Islam pada masa kejayaan.
Indikator
Siswa dapat mendeskripsikan perkembangan peradaban Islam pada masa kejayaan.

Soal
Masing-masing siswa buatlah bagan/skema terkait denagn Masa Kejayaan Islam yang Dinantikan Kembali dan penjelasanya secara singkat

Format penilaian
Rubrik penilaian:
• Jika peserta didik mampu mengerjakan tugasnya dengan sangat baik, skor
100.
• Jika peserta didik mampu mengerjakan tugasnya dengan baik, skor 75.
• Jika peserta didik mampu mengerjakan tugasnya cukup baik, skor 50.
• Jika peserta didik mampu mengerjakan tugasnya kurang baik, skor 25.

Keterangan:
Sangat baik : Jika naskah tersebut memenuhi 4 kriteria (lengkap, benar, indah dan rapi).
Baik : Jika naskah tersebut yang terpenuhi hanya 3 dari 4 kriteria.
Cukup baik : Jika naskah tersebut yang terpenuhi hanya 2 dari 4 kriteria.
Kurang baik : Jika naskah tersebut yang terpenuhi hanya 1 dari 4 kriteria.